Sunday, 3 January 2016

Sampah Berserak Seusai Pesta Tahun Baru di Jakarta

JAKARTA, KOMPAS — Seusai pesta Tahun Baru pada Jumat (1/1) dini hari, sampah berserak di pusat-pusat perayaan di wilayah Jakarta. Total sampah perayaan Tahun Baru di DKI Jakarta mencapai 700 ton, atau setara dengan sekitar 120 truk sampah.
Sampah sisa perayaan Tahun Baru 2016 terserak di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (1/1). Permasalahan sampah selalu berulang karena masih rendahnya kesadaran warga terhadap kebersihan. (Kompas/Rony Ariyanto Nugroho)
Volume itu dihitung berdasarkan sampah yang diangkut oleh truk sejak Kamis (31/12/2015) pukul 23.00 hingga Jumat (1/1) pukul 05.00. Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, sampah perayaan Tahun Baru itu menambah sampah yang sudah mencapai 6.700 ton setiap hari. "Volume sampah Tahun Baru itu lebih sedikit dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 900 ton karena Jalan Sudirman-MH Thamrin tidak lagi menjadi pusat perayaan," ujar Isnawa.
Sampah Tahun Baru ini berasal dari beberapa lokasi, antara lain sejumlah ruas jalan yang padat dilalui pengendara, seperti di sekitar Patung Tani dan sekitar Stadion Gelora Bung Karno, serta pusat keramaian, seperti kawasan Ancol, Kota Tua, Bundaran HI, Taman Mini, Kanal Banjir Timur, dan Ragunan.
Dinas Kebersihan DKI Jakarta menugaskan sekitar 5.000 orang untuk membersihkan sampah. Petugas itu terdiri dari 100 petugas truk sampah, 100 petugas gerobak motor sampah, 40 mobil pikup sampah, dan 30 petugas mobil pembersih jalan, sebagian besar adalah penyapu jalan.
Kepala Seksi Dinas Kebersihan Kecamatan Tamansari Sutrisno mengatakan, sampah sisa perayaan Tahun Baru di sekitar Kota Tua Baru mencapai 35 meter kubik. Sepanjang masa libur Natal dan Tahun Baru, rata-rata volume sampah 30 meter kubik per hari.
Monas
Sampah juga berserakan di area Monumen Nasional, Jakarta, terutama di taman yang semula menjadi titik berkumpul pengunjung. Seorang petugas kebersihan Monas, Ahsan (53), menuturkan, pembersihan sampah dilakukan bersama 20 petugas lainnya sejak perayaan usai hingga Jumat sekitar pukul 04.00.
Selain kebiasaan sejumlah pengunjung membuang sampah di sembarang tempat, tempat sampah yang tersedia juga sudah penuh. Sampah juga menumpuk di area parkir Medan Merdeka Barat yang diisi pedagang.
Hal yang sama terlihat di Ancol, Jakarta Utara, yang menjadi pusat perayaan Tahun Baru di Jakarta. Aneka sampah berserakan setelah perayaan Tahun Baru. Di setiap 20 meter sisi jalan menuju Pantai Karnaval Ancol sebetulnya telah tersedia tempat sampah. Namun, hampir semua tempat sampah yang ada telah terisi penuh sehingga sampah meluber ke luar.
Setelah pesta perayaan Tahun Baru 2016, pengelola Ancol Taman Impian menggelar aksi bersih-bersih pantai yang melibatkan pengunjung. Corporate Communication Manager PT Pembangunan Jaya Ancol Rika Lestari mengatakan, aksi simpatik tersebut digalang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Sebagai daya tarik, pengunjung Ancol yang berhasil mengumpulkan sampah seberat 3 kilogram akan mendapat uang tunai sebesar Rp 10.000 dan berlaku kelipatan.
(DRI/C01/C03/C05/C08/C06)
Kompas, Sabtu, 2 Januari 2016